Lowongan Pekerjaan Formasi Guru CPNS Tahun 2009 Kabupaten Ponorogo

Dari beberapa sumber yang dapat dipercaya di BKD Ponorogo, inilah ringkasan formasinya:

1. Guru SD :

Jabatan yang dibutuhkan adalah Guru Kelas, Guru Penjaskes, dan Guru Bahasa Inggris

Jumlah 53 orang guru

Pendidikan S1/A4 atau D3/D2

2. Guru SMP :

Jabatan yang dibutuhkan adalah Guru Bahasa Inggris, Guru Bahasa Indonesia, Guru Bahasa Jawa, Guru Fisika, Guru Sejarah. Guru Kerajinan, Guru Seni  Rupa/Seni Tari, Guru Penjaskes, dan Guru BP/BK,  dan Guru TIK

Jumlah 38 orang guru

Pendidikan S1/A4

3. Guru SMA :

Jabatan yang dibutuhkan adalah Guru PAI, Guru Fisika, Guru Kimia, Guru Biologi, Guru Sosiologi, Guru Antropologi, Guru Ekonomi, Guru Bahasa Indonesia, Guru Sejarah, Guru Penjaskes, Guru BP/BK,  dan Guru TIK

Jumlah 35 orang guru

Pendidikan S1/A4

4. Guru SMK :

Jabatan yang dibutuhkan adalah Guru Fisika, Guru Kimia, Guru Matematika, Guru Teknik Mesin, Guru Teknik Elektro, Guru Teknik Bangunan, Guru Ekonomi Akuntansi, Guru Bahasa Inggris, Guru Tata Boga, Guru Tata Busana/PKK, Guru Penjaskes, Guru BP/BK,  dan Guru TIK

Jumlah 38 orang guru

Pendidikan S1/A4

Demi menjaga keakuratan informasiini, Panyaruwe mengharapkan Anda menggunakan data di atas sebagai pengetahuan untuk menyiapkan diri lebih awal, sedangkan yang fixed adalah pengumunan resmi pendaftaran CPNS Kabupaten Ponorogo hari Senin, tanggal 26 Oktober 2009.

Lowongan Pekerjaan di Bank Indonesia Online 17 s.d 21 Oktober 2009

BANK INDONESIA membuka kesempatan kepada Putra/Putri terbaik Indonesia untuk mengikuti Seleksi Penerimaan Calon Pegawai melalui PCPM XXIX dengan proses e-Recruitment (Aplikasi online tanggal 17 s/d 21 Oktober 2009).

P E R S Y A R A T A N :

  1. Warga Negara Indonesia Laki-laki/ Perempuan;
  2. Pendidikan minimal lulusan Strata 1 (S1); dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) baik untuk S1 maupun S2 minimal 3.00 (dari skala 4.00), yang lebih diutamakan dari bidang keilmuan sebagai berikut:
    1. Ekonomi
    2. Manajemen
    3. Hukum
    4. Teknik (Industri, Informatika/ Komputer)
    5. Sosial Ekonomi Pertanian
    6. MIPA (Matematika/ Statistika)
  3. Usia maksimum Per tanggal 1 Oktober 2009:
    1. 28 tahun untuk jenjang pendidikan Strata 1 (S1).
    2. 31 tahun untuk jenjang pendidikan Strata 2 (S2).
  4. Memiliki kemampuan berbahasa Inggris, ditunjukkan dengan sertifikat ITP TOEFL score minimal 500, atau IELTS minimal 5,5 yang masih berlaku sampai dengan tanggal 1 Oktober 2009. Bagi yang tidak memiliki sertifikat, harus mengikuti tes kemampuan bahasa Inggris yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia;
  5. Tidak mempunyai Saudara Kandung/ Suami/ Istri yang bekerja sebagai pegawai atau calon pegawai di Bank Indonesia;
  6. Bersedia menjalani ikatan dinas dan atau bersedia melepaskan ikatan dinas dari institusi lain;
  7. Bersedia tidak hamil selama menjalani program pendidikan;
  8. Bersedia ditempatkan di seluruh kantor Bank Indonesia.

Daftarkan diri Anda melalui:
http://www.rekrutmenbi.com

Hanya calon/ pelamar dengan kualifikasi terbaik (shortlist candidate) yang akan diikutsertakan dalam proses seleksi selanjutnya;
Bank Indonesia tidak memungut biaya apapun terkait dengan pelaksanaan seleksi penerimaan ini;
Apabila pelamar tidak dapat menunjukkan dokumen-dokumen atau data pendukung yang diminta oleh Bank Indonesia atau lembaga yang ditunjuk, maka secara otomatis peserta tersebut akan dikeluarkan dari proses penerimaan calon pegawai;
Keputusan seleksi bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Lowongan Pekerjaan dan Pendaftaran Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Madrasah Berbasis Internasional (MBI) Tahun 2009

DEPARTEMEN AGAMA RI

PEDOMAN REKRUITMEN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN MADRASAH BERTARAF INTERNASIONAL TAHUN 2009

klik di sini dan di sini

Semoga manfaat, dan sukses.

Lowongan Pekerjaan CPNS Depag 2009 Kabupaten Ponorogo di Lingkungan STAIN

Bagi yang berminat, silahkan klik di sini. Semoga info singkat ini bermanfaat bagi Anda dan sukses. Terimakasih.

Lowongan Pekerjaan Formasi 92 CPNS Depag Jatim 2009| Dan Alamat Kandepag Seluruh Indonesia

Berdasarkan Surat Sekjen Depag Nomor : B.II/1-a/Kp.00.3/962/2009 (selengkapnya klik di sini sedangkan formasinya di sini) dan Keputusan Sekjen Depag Nomor : 1449 Tahun 2009, formasi CPNS di Depag Jatim berjumlah 92 orang. Drs. H. MOH. NAWAWI, M.Si Kasubbag Hukmas & KUB Kanwil Depag Jatim, Senin (05/10/2009) mengatakan 92 formasi tersebut adalah sebagai berikut:
4 tenaga teknis untuk Kanwil Depag Jatim,
4 tenaga teknis untuk Kandepag kabupaten/kota lama,
33 guru untuk masdrasah baru,
26 guru untuk madrasah lama,
2 tenaga teknis pada KUA kecamatan baru
3 tenaga teknis pada KUA kecamatan lama.

Bagi yang berminat, NAWAWI menuturkan agar menyampaikan langsung surat lamaran melalui jasa pos dan ditujukan ke Panitia Pengadaan CPNS Kantor Depag setempat sesuai formasi yang diinginkan. Batas waktu pengiriman selambat-lambatnya stempel pos tertanggal 20 Oktober 2009.

Dalam surat lamaran disertakan pula fotokopi ijazah yg telah dilegalisir, pas photo 3×4 cm sebanyak 2 lembar, fotokopi KTP yang masih berlaku dan amplop balasan yang telah ditempel perangko kilat dengan menuliskan nama pelamar dan alamat serta kode pos.

Alamat Kandepag seluruh Indonesia, klik di sini

Mencermati cara pendaftaran yang seperti ini, (tidak adanya situs web Depag Jatim yang dibuka) kepada teman-teman yang berminat mengisi formasi lowongan 92 CPNS Depag 2009 ini, Panyaruwe mohon segera saja hubungi Kantor Depag Kabupaten/Kota Anda, untuk memeriksa kembali persyaratan kualifikasi akademik dll, terimakasih.

Pengumuman Hasil Penilaian Portofolio Depag Kuota 2009 PSG 15 UM Malang

Yang telah lama dinanti, kini telah datang. Berikut ini kami sampaikan hasil penilaian portofolio guru di lingkungan Depag kuota 2009. Silahkan mendownload file yang tersedia berikut ini (dalam format PDF).

Bagi yang lulus, harap menyiapkan copy ijazah & SK kepegawaian untuk verifikasi data pencetakan sertifikat pendidik (dikoordinir oleh kantor Depag masing-masing). Bagi yang mengikuti PLPG, segera bersiap-siap karena PLPG direncanakan diadakan pada 21-29 Oktober 2009 (undangan menyusul).

Jawa Timur klik di sini

Ponorogo di sini

Hasil Sertifikasi Guru 2009 Rayon 36 Universitas Siliwangi

Pengumuman Hasil penialaian portofolio pada proses sertifikasi guru 2009 di Rayon 36 Universitas Siliwangi, Tasikmalaya, sbb:

HASIL PENILAIAN PORTOFOLIO KUOTA  TAHUN 2009

RAYON 36 UNIVERSITAS SILIWANGI

YANG DINYATAKAN LULUS PORTOFOLIO, MPLPG, MP, BLM klik di sini

Pemkab Ponorogo Segera Membuka Lowongan Pekerjaan Guru Dll CPNS 2009

Pemkab Ponorogo tak lama lagi bakal membuka pendaftaran untuk memberikan kesempatan menjadi abdi Negara atau PNS. Menurut Kepala BKD Pemkab Ponorogo, Syaifurrahman, di tahun 2009 ini, jatah formasi untuk Ponorogo kurang-lebih sebagai berikut:

seluruhnya berjumlah sekitar 392.

dengan rincian, tenaga bidang kesehatan membutuhkan 107 orang, tenaga bidang teknis 116 orang, dan guru sejumlah 160 orang.

Untuk mempersiapkan diri menghadapi tes telah Panyaruwe siapkan pula :

1. Soal Contoh Tes Pengetahuan Umum, klik di sini

2. Soal Contoh Tes Bakat Skolastik, klik di sini

3. Soal-soal yang lainnya, klik di sini

Selain itu, tambah Syaifur, masyarakat juga bisa berpartisipasi guna turut mendaftar dalam pendaftaran tersebut. sebab, pendaftaran CPNS nanti bakal dibuka untuk umum. “Ada beberapa prioritas bagi tenaga honorer. Tapi, masyarakat umum, juga berhak mendaftar. Silakan saja, jika masyarakat turut mendaftar. Karena ini sifatnya bebas,” tukasnya. (dikutip dari beberapa sumber terpercaya)

Menyoal Pengadaan Guru Dll CPNS Daerah Bulan Oktober 2009| Beberapa Contoh Soal Tes

Bagi teman-teman yang tahun ini berkehendak mengadu nasib, mencoba melamar menjadi Guru CPNS dll Daerah Kabupaten/Kota, seyogianya memperhatikan beberapa hal sebagai berikut:

1.    Memang direncanakan bulan Oktober 2009 ini bakal diselenggarakan pengadaan Guru CPNS dll, untuk itu cermati baik-baik formasi yang dibutuhkan.
2.    Formasi umumnya akan terbagi atas tiga kategori, yaitu tenaga guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis.
3.    Pada umumnya persyaratan calon peserta adalah sebagai berikut:
Umum:
Warga Negara Republik Indonesia; Usia paling rendah 18 tahun, dan paling tinggi 35 tahun per 1 Januari 2010. Apabila berusia lebih dari 35 s.d. 40 tahun maka harus pernah mengabdi di lembaga Pemerintah atau lembaga swasta yang berbadan hukum minimal 5 (lima) tahun pada tanggal 17 April 2002 yang dibuktikan dengan surat keterangan yang bisa dipertanggungjawabkan minimal oleh Pejabat Eselon II (dua));
Berpendidikan sesuai dengan kualifikaksi pendidikan yang ditetapkan di dalam formasi;
Bagi calon peserta berpendidikian D2 PGSD adalah calon peserta yang lulus dari  lembaga Perguruan Tinggi penyelenggara program studi D2 PGSD sebagaimana terlampir dalam pengumuman ini yang ditetapkan oleh Dirjen Dikti.
Khusus:
Persyaratan Khusus, misalnya fotokopi ijazah, pasfoto dll.
4.    Materi Tes umunya meliputi:
a. Tes Pengetahuan Umum (TPU)
b. Tes Bakat Skolastik (TBS)
c. Tes Substantif
Tes Pengetahuan Umum (TPU), unsur-unsurnya:
a. Idiologi
b. Politik
c. Ekonomi
d. Sosial dan Budaya
e. Hankam
f. Hukum
Tes Bakat Skolastik (TBS), unsur-unsurnya:
a. Kemampuan verbal
b. Kemampuan kuantitatif
c. Kemampuan Penalaran
Tes Substantif (TS)
Untuk mengetahui kemampuan dan keterampilan

Contoh Soal Tes CPNS UUD-klik ini dan BHS IND-klik ini atau LOGIKA-di sini

Panyaruwe turut mendoakan semoga postingan ini bisa menjadi bekal Anda, meraih Sukses. Amin.

Lowongan Pekerjaan Calon Guru Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN)

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DIREKTORAT JENDERAL
PENINGKATAN MUTU PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
Jalan Jenderal Sudirman, Senayan – Jakarta 10270
Telepon: (021) 57974135 Fax: (021) 57974136
Nomor : 9666/F1/LL/2009 7 Agustus 2009
Lampiran : -
Hal : Rekrutmen Calon Guru Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN)

Yth. Kepala Dinas Pendidikan
Provinsi Seluruh Indonesia
di tempat
Bersama ini dengan hormat kami sampaikan bahwa Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Ditjen PMPTK) akan merekrut calon guru Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) untuk Tokyo, Bangkok, Kuala Lumpur, Jeddah dan Riyadh. Perekrutan tersebut dimaksudkan untuk menggantikan guru-guru SILN yang masa tugasnya telah dan akan berakhir sampai pertengahan tahun 2009.
Adapun bidang studi yang dibutuhkan adalah:
1. Fisika
2. Kimia
3. Bahasa Indonesia
4. Sisiologi (berlatar belakang pendidikan Guru Bidang Studi IPS)
5. Geografi
6. Kesenian (menguasai tari)

Sehubungan dengan waktu yang sangat mendesak, kami mohon kesediaan Saudara untuk menawarkan kesempatan ini kepada guru-guru Sekolah Rintisan Bertaraf Internasional (SRBI) sebagaimana terlampir, dalam menjaring calon peserta yang berminat dengan kualifikasi sebagai berikut:
1. Memiliki kualifikasi akademik sarjana (S1) atau diploma empat (D-IV) kependidikan atau nonkependidikan pada perguruan tinggi yang terakreditasi.
2. Pada waktu diangkat sebagai guru SILN berusia minimal 30 tahun dan maksimal 50 tahun.
3. Memiliki pengalaman mengajar sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun.
4. Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan memiliki pangkat serendah-rendahnya III/c.
5. Berstatus sebagai guru SMA
6. Memiliki kompetensi guru, meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional, sebagai diatur oleh Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 tahun 2007 tentang standar Kompetensi Guru.
7. Selain memiliki kompetensi sebagaimana disebutkan pada poin 6, juga memiliki kompetensi sebagai berikut:
a. Mempunyai kemampuan komunikasi Internasional sesuai dengan bahasa yang dipakai di tempat tugas, paling tidak bahasa Inggris, dibuktikan dengan TOEFL 500;
b. Mempunyai wawasan luas tentang seni dan budaya Indonesia sehingga dapat mengenalkan dan mengangkat citra Indonesia di tengah-tengah pergaulan Internasional;
c. Mempunyai pesana pribadi sehingga dapat menarik para koleganya di tengah-tengah pergaulan Internasional;
d. Mempunyai kemampuan dalam penggunaan teknologi informasi.
8. Mendapat ijin dari Pemerintah Daerah. (setelah dinyatakan lulus)
9. Berbadan sehat yang dibuktikan dengan surat keterangan berbadan sehat dari dokter. (setelah dinyatakan lulus)
10. Berkelakuan baik yang dibuktikan dengan surat keterangan dari Kepolisian. (setelah dinyatakan lulus)
11. Bersedia kembali ke daerah asal bila telah selesai melaksanakan tugas sebagai guru. (setelah dinyatakan lulus)
Perlu kami informasikan bahwa semua pelamar diwajibkan membuat lamaran yang ditujukan kepada Menteri Pendidikan Nasional dan disampaikan dengan melampirkan fotokopi dokumen sebagaimana yang telah kami sebutkan di atas paling lambat sudah kami terima tanggal 14 Oktober 2009.
Berkaitan dengan hal tersebut di atas kami mohon perhatian dan perkenan Saudara mengijinkan calon peserta untuk mengirimkan lamaran langsung ke kantor kami dengan alamat:
Sekretariat Ditjen PMPTK
u.b. Kepala Bagian TL dan Kepegawaian
Gedung D Lantai 16
Kompleks Depdiknas
Jalan Pintu Satu – Senayan
Jakarta – Pusat
Atas perhatian dan kerjasama Saudara, kami ucapkan terima kasih.
Sekretaris,
Ir. Giri Suryatmana
NIP. 19550930 198311 1 001

Salam Kenal!

Terus terang blog baru ini punya cita-cita bisa mengupas berbagai masalah dan disajikan khusus bagi Anda.

Menyoal Lagi Ihwal Ujian Nasional 2009 Dipicu Pengumuman UN 2009 Kasus Siswa Tidak Lulus 100% di 33 SMA Se-Indonesia

Menyoal Lagi Ihwal Ujian Nasional 2009
Dipicu Pengumuman UN 2009 Kasus Siswa Tidak Lulus 100% di 33 SMA Se-Indonesia

Oleh: Eddy Soejanto*)

Masih ingatkah Anda, beberapa tahun silam pernah terjadi perdebatan sengit menyoal ujian nasional, antara DPR yang menghendaki dihapuskannya UN melawan pemerintah (Depdiknas) yang mempertahankan UN. Ternyata sampai detik ini kasus itu tidak menjadikannya landasan penjaminan mutu atas peningkatan kualitas pendidikan ke arah pencapaian standar nasional. Karena seperti yang selalu diunjukkan oleh pemerintah, pelaksanaan UN tidak terlepas dari tujuan menstandarisasikan kualitas lulusan yang diharapkan secara signifikan dapat bermuara pada peningkatan kualitas pendidikan. Di lain pihak, kerisauan berbagai elemen masyarakat terhadap UN diaktualisasikan oleh DPR dalam wujud ketidak-setujuan mereka, apabila peranan nilai-nilai hasil UN adalah sebagai nilai-nilai yang paling menentukan dalam mempertimbangkan hak para siswa untuk lulus atau menamatkan sekolahnya.
Baca selebihnya »

Menyoal Kejujuran di Pelaksanaan Ujian Nasional 2009

Menyoal Kejujuran di Pelaksanaan Ujian Nasional 2009

Oleh : Eddy Soejanto*)

Benarkah kejujuran sudah mulai jarang dijumpai dalam dunia pendidikan? Mungkin jawaban mengiyakan segera dilontarkan tanpa ragu lagi. Sebab, semua bisa disimpulkan dari gempuran berbagai berita di media massa, yang seakan sudah tidak pernah merasa sungkan menelanjangi fakta keburukan perilaku oknum-oknum guru, kepala sekolah, dan murid-muridnya, selama menghadapi pelaksanaan ujian nasional.

Disayangkan, sekokoh apapun keprofesian guru harus tegak, berhiaskan idealisme dan moral yang begitu mulia, toh gampang meleleh juga di tangan oknum guru dan atasannya terkena kobaran api perasaan was-was atas kegagalan murid-murid mereka dalam menempuh ujian nasional. Tekanan tersebut menjadi alasan mereka untuk mengoperasikan proses culas mendongkrak persentase keberhasilan dalam kelulusan.
Baca selebihnya »

Menyoal Perjuangan Guru Melawan Ujian Nasional 2010

Menyoal Perjuangan Guru Melawan Ujian Nasional 2010
Oleh: Eddy Soejanto*)

Salah satu kesalahan ditengarai menjadi penyebab merosotnya mutu pendidikan nasional adalah penyelenggaraan pendidikan nasional yang dilakukan secara birokratik-sentralistik (MPMBS, edisi-3) Sekolah banyak berfungsi sebagai penampung juklak-juknis keputusan birokrasi yang sering tidak sesuai dengan kondisi sekolah tersebut. Ujung-ujungnya sekolah menjadi kehilangan kemandirian, motivasi dan inisiatif untuk mengembangkan dan memajukan lembaganya termasuk peningkatan mutu pendidikan sebagai bagian dari tujuan pendidikan nasional.
Baca selebihnya »

Menyoal Rencana Pemerintah 2010 Gaji Guru PNS Naik 50% Melebihi Gaji PNS Lainnya

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa gaji PNS pendidik, guru, dan dosen akan mengalami kenaikan hingga lebih dari 50 persen pada 2010. “Dengan adanya kenaikan anggaran pendidikan menjadi minimal 20 persen dari belanja negara, yang mendapat cukup banyak adalah para PNS pendidik, guru, dan dosen,” kata Menkeu di Gedung DPR Jakarta, Rabu (3/6). Menkeu menyebutkan, kenaikan gaji PNS lain dan anggota TNI/Polri pada 2010 hanya akan mencapai 15 persen, itu pun termasuk uang lauk pauk.

Menurut Menkeu, yang juga agak aneh adalah bahwa pemerintah melalui APBN juga harus membayar tunjangan profesi pendidik bagi guru dan dosen non-PNS asal mereka bersertifikat. ”Ini mengikuti ketentuan dalam UU,” katanya.
(Sumber: Kompas.com, Kamis 4/6/2009)

Menurut Panyaruwe, yang agak aneh justru Bu Menkeu, kenapa kok pas musimnya kampanye Capres/Cawapres berita menggembirakan ini diungkapkan. Ada apa ini? Tapi tak usah disoal lebih lanjut, biar ngga dituduh mencemarkan nama baik, sanksinya berat!

Menyoal Kasus UN 100% Tidak Lulus dan Menyimak Beda Pendapat Komisi E DPRD Jatim dan Pembelaan Siswa

Ujian Nasional (UN) ulang bagi SMA yang pelajarnya tidak lulus 100 persen dinilai tidak adil dan tidak mendidik. Kebijakan itu melukai pelajar di sekolah lain. Hal tersebut dikatakan oleh anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Kuswiyanto. Kuswiyanto mengatakan, kebijakan itu menunjukkan diskriminasi dalam pendidikan. Pasalnya, tidak ada kebijakan UN ulang untuk pelajar lain yang juga tidak lulus UN.

“Memang tidak ada klausulnya kalau ada UN ulang, jangan buat kebijakan mengada-ada,” ujarnya di Surabaya, Rabu (3/6). Kuswiyanto mengatakan, dirinya meminta pemerintah menggunakan norma saat ini, bahwa pelajar yang tidak lulus UN bisa mengulang kelas 12 atau ikut ujian kejar paket C. “Jangan biasakan membuat norma untuk mengampuni kesalahan, kebijakan itu tidak adil dan tidak mendidik,” ujar Kuswiyanto.

Tidak adil, menurut Kuswiyanto, karena belum tentu pelajar di sekolah lain yang tidak lulus bisa ikut UN ulang. Dikatakannya tidak mendidik, sebab kebijakan itu menunjukkan tidak ada konsekuensi apapun kalau melakukan kesalahan bersama. “Saya bersimpati pada seluruh pelajar yang tidak lulus UN 100%. Tetapi, simpati saya juga untuk ribuan pelajar di sekolah lain yang juga tidak lulus UN,” ujarnya.

Kuswiyanto juga mendesak pihak-pihak yang bertanggung jawab segera dihukum. Selain sanksi pidana, pihak terkait harus dilarang bersentuhan dengan dunia pendidikan. “Kalau dia guru atau kepala sekolah, sudah jelas ia melanggar norma pendidik. Orang seperti itu tidak bisa dibiarkan mendidik generasi penerus karena membawa pengaruh buruk,” ujarnya.

Sementara itu, penundaan UN ulang menimbulkan dampak psikis yang semakin berat bagi 315 murid kelas 12 SMAN 2 Ngawi dan 140 murid kelas 12 SMAN Wungu, Kabupaten Madiun. Beban psikis murid sudah terasa berat saat mengetahui harus melaksanakan UN ulang tanpa tahu jelas apa kesalahan yang mereka buat. “Ini semua tidak adil bagi kami. Apa sebetulnya kesalahan kami, sehingga kami diperlakukan seperti ini?” kata Eki Okta Frianto, murid kelas 12-IPS 3 SMAN 2 Ngawi di sekolahnya. (sumber: Kompas.com, Kamis 4/6/2009)

Bagi Eki dan Fenita, murid kelas 12-IPA 4 SMAN 2 Ngawi, tidak menjadi permasalahan jika murid harus mengikuti UN ulang atau bahkan dikatakan tidak lulus sehingga harus mengikuti ujian paket C. Namun sebelum itu dilakukan, harus ada penjelasan secara detail dari BSNP mengapa mereka dinyatakan tidak lulus. “Mereka harus memperlihatkan kepada kami, lembar jawaban milik kami, sehingga kami tahu kami salah,” ujar Eki.

Adanya informasi bahwa seluruh peserta ujian di SMAN 2 Ngawi memiliki pola jawaban yang sama di mana jawaban itu salah semua sehingga mereka dinyatakan tidak lulus, kata Eki, sangat tidak masuk akal. Pasalnya dia menjawab soal-soal pada UN tanpa bantuan orang lain. Begitu pula yang diungkapkan Fenita. Sebagai murid berprestasi di sekolah itu (sejak kelas satu sampai semester lima kelas 12 selalu masuk rangking lima besar di kelasnya), dia mengatakan sangat tidak mungkin dia mencontek atau meniru jawaban dari orang lain. Apalagi soal mata pelajaran ujian yang harus diulang oleh Fenita dan murid kelas 12-IPA lainnya, yaitu Bahasa Indonesia, sangat mudah. “Saya masih ingat jawaban saya waktu itu, dan saat dicek dengan guru di SMAN 2 Ngawi, saya yakin nilai saya bisa mencapai delapan,” tambahnya.

Beratnya dampak psikis yang dialami murid kelas tiga di SMAN 2 Ngawi juga dirasakan murid-murid kelas 12 SMAN Wungu. “Saya hanya bisa mendorong mereka agar terus berdoa dan tidak menyerah atas permasalahan yang mereka hadapi,” kata Kepala Sekolah SMAN Wungu, Muhaimin. Yang membuatnya semakin khawatir, pada masa penundaan UN ulang ini, keputusan UN ulang dicabut seperti yang disarankan DPR dan murid kelas 12 dinyatakan tidak lulus, sehingga harus mengikuti ujian paket C. “Kalau ini betul terjadi, sangat tidak adil bagi para murid karena sampai sekarang mereka tidak pernah tahu kesalahan yang mereka buat,” tambahnya.

Panyaruwe berharap para pihak terkait mampu mendengarkan suara hati mereka yang terkena dampak langsung atas terjadinya peristiwa ini, sehingga kebijakan yang dilahirkan bisa terasa seimbang, adil, dan menyelesaikan masalah.

Menyoal Status Guru Swasta, Masih Relevankah?

Menyoal Status Guru Swasta, Masih Relevankah?

Oleh: Eddy Soejanto*)

Apakah Anda berprofesi sebagai guru swasta? Setidak-tidaknya Anda akan bisa merasakan bagaimana perlakuan tidak adil dan dianaktirikan. Tapi benarkah itu terjadi akibat penciptaan banyak kutub antara posisi guru swasta, guru honorer, dan guru PNS? Atau, karena belum seriusnya pemerintah dalam menjaga dan melindungi profesi guru? Atau, karena ketakberdayaan yayasan dalam mengupayakan tingkat kesejahteraan yang memadai tanpa membebani masyarakat dengan cara menaikkan biaya pendidikan?

Doni Koesoema (2008) berpendapat, sebenarnya nasib guru lebih banyak ditentukan dua kekuatan, yaitu kekuatan negara dan kekuatan masyarakat.
Baca selebihnya »

Menyoal Guru Yang Gemar Seminar dan Semacamnya Ketimbang Rajin Mengajar

Menyoal Guru Yang Gemar Seminar dan Semacamnya
Ketimbang Rajin Mengajar

Oleh: Eddy Soejanto*)

Jika kita menyebut seminar, lokakarya, bimtek, atau apapun namanya, maka kepesertaan guru adalah sebuah keniscayaan. Baik itu dipicu oleh kemauan meningkatkan kualitas keprofesian atau dipacu oleh keharusan memiliki sertifikat karena tuntutan penilaian dokumen portofolio dalam sertifikasi guru dalam jabatan.

Di masa sebelum sertifikasi guru dalam jabatan, ketimpangan senantiasa terjadi namun selama ini didiamkan saja oleh banyak guru. Di satu sisi banyak guru memperoleh peluang menjadi peserta dalam seminar, bimtek, lokakarya, dan sejenisnya, tapi sisi lain menunjukkan beberapa orang guru jarang bahkan tidak memperoleh sama sekali kesempatan, karena mereka dilarang meninggalkan jam-jam mengajar. Padahal rekan-rekan sejawat mereka ada yang leluasa dan gemar mengikuti seminar, atau diizinkan menghabiskan waktu sampai ratusan jam setahun berpindah dari satu diklat ke diklat lainnya. Oleh karena itu, kepala sekolah mesti berkenan mencari jalan keluar bagi guru-guru yang masih kurang beruntung tersebut.

Apabila peluang mengikuti kegiatan-kegiatan tersebut diperoleh secara gratis, pasti semua guru mau mengikutinya. Namun akhir-akhir ini, walaupun berbayar mereka tetap berbondong-bondong mengikutinya sebab didorong oleh nafsu memiliki banyak sertifikat sebagai pelengkap dokumen portofolio. Tapi pengetahuan yang diperoleh dengan cara demikian itu seberapa pun banyaknya, baru dapat terlihat manfaatnya setelah mereka mampu mengimplementasikan di depan para siswa dalam ruang-ruang kelas.

Hal itu sesuai dengan pendapat Zamroni (2008), bahwa orang tidak akan merubah nilai‐nilai dan keyakinannya hanya karena diceramahi apa yang harus dilakukan. Melainkan, nilai‐nilai, norma‐norma, keyakinan adalah hasil dari pengulangan yang dilakukaan dalam jangka panjang dikombinasikan dengan refleksi atas pengalaman yang diterima dan kepuasaan dari melakukan sesuatu yang baru itu.

*)Eddy Soejanto adalah pemerhati pendidikan.

Hasil UN 2009 SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo

Kelas 12 IPA lulus 100%
Klasifikasi A
Rata-rata : 46,95
Terendah : 43,00
Tertinggi : 50,00
Standar Deviasi : 1,38

Kelas 12 IPS lulus 100%
Klasifikasi B
Rata-rata : 42,84
Terendah : 35,75
Tertinggi : 45,30
Standar Deviasi : 1,43

Panyaruwe ucapkan selamat, semoga bermanfaat dan membahagiakan.

Menyoal Senyum Lebar Kelegaan Guru PNS dan Dosen PNS| Gaji Naik 50%| PP 41 Tahun 2009 Menjamin Gaji Minimal Rp3 juta di tahun 2010

Jika sebelum ini Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa gaji PNS pendidik, guru, dan dosen akan mengalami kenaikan hingga lebih dari 50 persen pada 2010, maka ketika PP No 41/2009 tentang Tunjangan Profesi diteken oleh Presiden SBY Gaji guru PNS dan dosen PNS ditetapkan minimal Rp 3 juta.

Dengan demikian, gaji yang akan diterima para guru PNS dan dosen PNS menjadi lebih dari Rp 3 juta karena gaji pokok yang diterima mencapai dua kali lipatnya. ”Peraturan tersebut sudah ditandatangani, kini tinggal dilaksanakan dan dijalankan,” ujar Presiden SBY dalam sambutannya dalam acara peresmian gedung IKIP PGRI Semarang, Selasa (9/6). Menurut SBY, pendidikan adalah pilar kemajuan, karena tidak ada bangsa yang maju tanpa memiliki pendidikan yang maju.

Untuk mendukung pendidikan yang maju, pemerintah juga mengupayakan berbagai perangkat hukum berupa undang-undang, peraturan pemerintah, dan peraturan presiden dihadirkan dan akan diteruskan untuk menyelesaikan dan mengembangkan peraturan lain yang membawa kebaikan bagi dunia pendidikan, termasuk guru dan dosen. ”Anggaran pendidikan sudah mencapai 20%. Tetapi kalau kue pembangunan makin besar, penerimaan negara makin tinggi, dan ekonomi tumbuh makin baik, maka secara nominal 20% tersebut juga bisa untuk meningkatkan mutu pendidikan di seluruh Tanah Air,” ujarnya.

Panyaruwe hanya menegaskan, bahwa janji-janji ini resmi karena didukung oleh peraturan perundang-undangan yang telah diterbitkan sah oleh pemerintah. Lalu bagaimana dengan guru dan dosen bukan PNS?

Agar jelas download PP 41/2009 di sini. Terimakasih.

Guru dan Gaji Ke 13 Yang Rencana Dibayar 18 Juni 2009

Menyoal Tigabelas Diposisikan Sebagai Kesialan atau Keberuntungan

Menyoal Tigabelas Diposisikan Sebagai Kesialan atau Keberuntungan

Oleh: Eddy Soejanto*)

Apa yang sukar dilupakan tentang angka 13? Pasti keterkaitannya dengan kesialan di satu sisi, dan keberuntungan di sisi yang lain. Rumah saya di sebuah perumahan bernomor 13 sampai sekarang tidak berubah. Sebelum saya beli rumah itu tidak laku, karena kemungkinan besar orang-orang takut nanti membawa sial pada penghuninya. Saya berpendapat sebaliknya. Demikianlah, saling silang pendapat kedua kubu ini akan terus bertahan, meskipun salah satu pihak ngotot berusaha memberikan pembenaran.
Baca selebihnya »

Menyoal UN Sehabis UN Dihabisi?

Unas; Politis, Bukan Akademis

Oleh : Munif Chatib,
Konsultan pendidikan, penulis buku Sekolahnya Manusia

Polemik unas selalu ada dari tahun ke tahun. Mulai masalah kejujuran yang dipertaruhkan hingga masalah image akhir pembelajaran yang ”ternoda” antara siswa dan guru. Masalah psiko¬logis anak yang tertekan. Masalah orang tua yang terbawa oleh kekhawatiran dan kebingungan. Semua seperti lingkaran yang tak pernah putus.

Seorang teman yang ahli pendidikan dalam sebuah diskusi tentang unas mengatakan bahwa pemerintah terus meyelenggarakan unas dari tahun ke tahun adalah kebijakan dan keputusan yang tepat. Alasannya, antara lain, unas diperlukan untuk mengukur keberhasilan peserta didik pada setiap akhir tingkatan pendidikan dan sebagai standardisasi kualitas pendidikan nasional di mata dunia.

Kedua, unas merupakan alat evaluasi utama hasil belajar dan digunakan sebagai alat seleksi ke jenjang pendidikan selanjutnya. Ketiga, UU Sisdiknas mengharuskan adanya unas. Apabila tidak ada unas, artinya melanggar UU. Keempat, banyak negara maju yang menerapkan unas sehingga kualitas pendidikannya stabil dalam kategori ”maju”.

Dari semua alasan tersebut, penulis membagi dua. Pertama adalah alasan akademis dan yang kedua alasan politis.
Baca selebihnya »

Menyoal Guru Mengayun Langkah Refleksi Menuju Resolusi

Menyoal Guru Mengayun Langkah Refleksi Menuju Resolusi
Oleh : Eddy Soejanto*)

Seorang guru yang telah 28 tahun mengajar di satu sekolah swasta, tentu takkan gampang dibuat keheranan dengan situasi dan kondisi yang berubah silih berganti. Sudah empat orang kepala sekolah yang memimpin sampai dengan kepala sekolah yang ke-5 saat ini. Tapi pemimpin ke-5 ini sempat membuatnya sedikit tercengang, karena baru kali ini sekolah direfleksi. Dikatakan direfleksi, karena yang melakukan refleksi bukan masing-masing warga sekolah.
Baca selebihnya »

Menyoal Pertanyaan-pertanyaan Guru Swasta

Menyoal Pertanyaan-pertanyaan Guru Swasta

Oleh: Eddy Soejanto*)

Ketika Anda berobat kepada seorang dokter, Anda tidak akan pernah mempersoalkan apakah dokter tersebut berstatus PNS atau bukan PNS. Yang terpenting bagi Anda, dokter itu seorang profesional sehingga dengan cepat menyembuhkan penyakit Anda. Anda bersikap tidak mendiskriminasi seorang dokter berdasarkan perbedaan status, PNS atau bukan PNS, tetapi pasti berdasarkan kualitas keprofesionalan yang ditunjukkan dengan hasil pengobatannya.

Anda juga bersikap tidak diskriminatif terhadap seorang akuntan yang menangani masalah keuangan Anda, atau terhadap seorang ahli bangunan yang Anda percaya mendirikan bangunan rumah Anda, dll. Namun, bagaimanakah sikap Anda terhadap seseorang yang berprofesi guru?
Baca selebihnya »

Menyoal Kejujuran Memperoleh Ijazah S2

KabarIndonesia, Ngawi – Pengguna sertifikat/ijasah sarjana S2 beredar di Ngawi Jawa Timur diduga ijasah itu asli tapi palsu (Aspal), karena ijasah itu diperoleh dari sekolah tinggi yang tidak sesuai prosedur yang telah di tetapkan dalam peraturan perundang-undangan.

“Bagaimana bisa asli, padahal kuliahnya di rumah santai, tahu-tahu diwisuda mendapatkan gelar sarjana S2″ ungkap sebuah sumber yang bisa di pertanggung jawabkan kepada pewarta Harian Online Kabar Indonesia (HOKI) lalu. Masih menurut sumber itu, puluhan orang tersebar di lingkungan dinas pendidikan Ngawi menggunakan ijasah Aspal, baik Kepala Sekolah maupun Guru.

Ditempat terpisah, Kepala Diknas Ngawi, ketika dimintai komentarnya masalah ini mengatakan, membenarkan adanya Kepala Sekolah dan Guru yang menggunakan gelar S2 seperti yang dimaksud itu, dan jauh sebelumnya sudah mengingatkan, agar tidak digunakan dalam urusan kedinasan.

Ditambahkan, Kepala Diknas Ngawi, Abimanyu, sudah melarang untuk menggunakan ijasah S2 yang dikeluarkan oleh sekolah tinggi manajmen IMNI yang berada di Jakarta itu untuk urusan kepegawaian/kedinasan, jelasnya. Untuk penggunaan ijasah perguruan tinggi yang sah dan favorit saja ada pemberitahuan ke diknas, apalagi yang tidak jelas jluntrungnya seperti itu! Jelas itu merupakan pelanggaran” ujarnya.

Praktisi Hukum dan Notaris di Magetan Marwan SH. M.Hum dimintai komentarnya masalah ini mengatakan, untuk ” Sarjana Monyet” (sebutan orang yang tidak belajar mendapat gelar) mestinya sertifikat atau ijasahnya tidak boleh untuk urusan kepegawaian, dan tidak bisa dipakai oleh pejabat. “Kalau digunakan urusan pribadi silahkan, itu tidak ada masalah, tapi kalau dipakai oleh pejabat, untuk pembohongan publik bisa pidana,” ujarnya.

Dikutip dari: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com

Menyoal Komitmen Guru. Oleh Eddy Soejanto

Bagi kemajuan sekolah, manakah yang lebih penting: Komitmen guru-guru setelah mengalami perubahan, atau komitmen merekalah yang justru mendorong terjadinya perubahan? Ke arah mana pun perubahan itu menuju, bisa berhasil mencapai target kalau semua guru komit.

Sebab, komitmen guru pasti akan mendorong rasa percaya diri dan semangat kerja mereka. Komitmen guru akan melancarkan pergerakan sekolah menuju perubahan yang harus merupakan peningkatan baik bersifat fisik maupun psikologis, sehingga menjadi sesuatu yang menyenangkan bagi semua warga sekolah.

Dari mana pun memulainya, pimpinan sekolah mesti lebih dulu berfokus pada guru yang menjalankan perubahan, bukan pada fasilitas yang diperoleh atau problematika yang dihadapi dengan adanya perubahan itu. Ia tidak perlu cepat-cepat masuk pada konsep-konsep perubahan sebelum memberi perhatian pada cara guru-guru berpikir. Sebab, konsep-konsep yang hebat itu implementasinya akan terpulang pada bagaimana para guru menjalankannya.

Komitmen guru harus dibangkitkan oleh pimpinan sekolah yang bisa menyampaikan perubahan-perubahan yang bakal terjadi agar lebih mudah diterima. Untuk itu, diperlukan sesuatu yang konkret seperti pendekatan visual, diagram, story telling, dan sebagainya. Seringkali apa yang dipikirkan oleh pimpinan sekolah adalah apa yang cocok ia jalankan dan bisa ia kuasai, padahal belum tentu semua guru mampu.

Oleh karena itu, ungkapan klise yang berbunyi: Bagi guru yang terlambat atau bahkan tidak mau ditarik gerbong perubahan, maka ditinggalkan, adalah suatu kebijakan pimpinan sekolah yang pasti dirasakan menyakitkan.

Diilhami: Change!, Rhenald kasali

Menyoal Perekrutan 727.000 CPNS Guru Tahun 2014

JAKARTA, KOMPAS.com — Untuk menyeimbangkan antara suplai dan kebutuhan guru, mulai tahun ini Departemen Pendidikan Nasional akan melakukan perekrutan hingga mencapai 727.000 guru pada 2014 mendatang.
Baca selebihnya »

Lowongan Pekerjaan Guru di RSMABI Muhammadiyah 1 Ponorogo

SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo seiring dengan perubahan satusnya menjadi RSMABI, pada tahun pelajaran 2009/2010 ini membuka kesempatan kepada para guru untuk bergabung dengan guru-guru profesional lainnya di satuan pendidikan tersebut.

Calon Guru yang dibutuhkan sebanyak 7 orang, terdiri atas 2 orang guru Bahasa dan Sastra Indonesia, 2 orang guru Fisika, 1 orang guru Seni Reyog, dan 2 orang guru Pendidikan jasmani dan kesehatan.

Karena RSMABI, maka calon-calon guru baru tersebut harus siap menjadi tenaga fulltimer, berkualifikasi dan berkompetensi yang sesuai, misalnya menguasai Bahasa Inggris dan ICT

Anda berminat?
Langsung kirim lamaran Anda atau datang sendiri ke alamat: SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo, Jl. Batorokatong No. 6B, Ponorogo. Lamaran ditutup jika tenaga sudah terpenuhi. Terimakasih.

Menyoal Pengadaan CPNS 2009 Demi Memenuhi 78.576 orang Tenaga Honorer, 9.927 orang Sekretaris Desa, dan Pelamar Umum

Tenaga honorer tahun 2009 disediakan formasi sebanyak 78.576.
Jumlah itu merupakan pemenuhan penyelesaian tenaga honorer yang telah diangkat sejak tahun 2005 – 2008, yang jumlahnya sudah mencapai 837.312.
Dengan demikian masalah tenaga honorer selesai tahun 2009 ini.

Sekretaris Desa tahun 2009 ini formasinya ditetapkan 9.927.
Jumlah itu juga merupakan pemenuhan formasi yang telah diisi sejak 2005 – 2008 sebanyak 36.094.

Pelamar umum, secara nasional diprioritaskan memenuhi kekurangan tenaga kependidikan, kesehatan, dan tenaga teknis yaitu penyuluh pertanian, penyuluh KB, tenaga penegakan hukum (jaksa dan hakim), tenaga teknis dalam rangka memenuhi standar internasional, instruktur pelatihan pegawai pada daerah-daerah pemekaran dan perbatasan.
Baca selebihnya »

Menyoal Pengumuman Sertifikasi Guru 2009 PSG 15 Malang

Hasil sertifikasi guru PSG Malang, klik di sini
Kabupaten Ponorogo, di sini 

Jadwal PLPG

Tahap I sedang berlangsung s.d 22 Agustus 2009 mendatang

Tahap II: 23 Agustus – 31 Agustus 2009

Tahap III: 1 September – 9 September 2009

Tahap IV: 10 September – 18 September 2009

Nama-nama Tahap II di sini

Menyoal Proklamasi Kemerdekaan Guru oleh Eddy Soejanto*)

Perlukah dilakukan proklamasi kemerdekaan guru? Apapun itu, tidak dibutuhkan. Kepala sekolah/madrasah tidak perlu mencemaskannya. Guru-guru tidak akan pernah menuntut kemerdekaan dari penjajahan atasannya. Ini kalau segala jenis tekanan, arogansi, dan kekuasaan atasan diartikan sebagai mengikat kebebasan. Sebab, guru-guru membutuhkan pekerjaan mendidik siswa itu atau ia akan mengalami kolaps.
Baca selebihnya »

Kemerdekaan Guru Artinya Berakhir Sudah Penjajahan Itu, oleh Eddy Soejanto*)

Hakekat kekuasaan adalah untuk melayani orang, dan membantu bawahan. Pemimpin diberi kekuasaan tidak untuk menggapai tujuan-tujuan pribadinya, sehingga ia bisa memperoleh nama besar dengan memamerkan keberhasilan-keberhasilannya (Maxwell, J.C., 2002). Begitu pulalah yang diharapkan berlaku pada diri seorang kepala sekolah/madrasah.
Baca selebihnya »

Menyoal Keribetan Sekolah/Madrasah Swasta Ketika Guru-Gurunya Pergi Menjadi CPNS oleh Eddy Soejanto*)

Melepaskan kepergian seseorang karena di tempat yang baru ia akan memperoleh yang serba berlebih adalah sebuah kebahagiaan, baik bagi yang ditinggalkan maupun yang diberangkatkan. Dalam konteks sekolah/madrasah peristiwa ini terjadi setiap tahun, ketika guru-guru mengantarkan siswa-siswanya yang lulus guna menempuh pendidikan berikutnya.
Baca selebihnya »

Menyoal SK Inpassing Guru Swasta Ponorogo oleh Eddy Soejanto*)

Setelah cukup lama menunggu hasil pemrosesan, akhirnya diterbitkan juga SK Inpassing Guru Swasta Ponorogo. SK tersebut diserahkan langsung kepada yang berhak oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo pada hari Senin, 24 Agustus 2009, sekitar jam 12.30 di ruangan Kepala Seksi Tenaga Kependidikan (Tendik).

Sekitar 30% dari seluruh Guru Swasta lulusan sertifikasi guru PSG 15 UM Malang kuota Diknas tahun 2007 dan telah melengkapi administrasi persyaratan memperoleh SK Inpassing hadir memenuhi ruangan Tendik tersebut. Dalam keterangan singkatnya, Kasi Tendik Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo kepada guru-guru swasta penerima SK Mendiknas yang ditetapkan pada tanggal 24 Januari 2009 itu berpesan agar kinerja mereka semakin meningkat, dan semakin profesional. Juga mereka diharapkan dapat memberikan pemahaman bagi guru-guru yang belum menerima SK Inpassing, bahwa mereka hanya tinggal menunggu waktu hingga gilirannya tiba.
Baca selebihnya »

Menyoal Tugas dan Tanggungjawab Kepala Sekolah Terhadap Pengembangan Kultur Sekolah oleh Eddy Soejanto*)

Kultur Sekolah adalah tradisi sekolah yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan spirit dan nilai-nilai yang dianut sekolah. Tradisi itu mewarnai kualitas kehidupan sebuah sekolah. Ditunjukkan dari yang paling sederhana, misalnya cara mengatur parkir kendaraan guru, siswa, dan tamu. Cara memasang hiasan di dinding-dinding ruangan, sampai dengan persoalan-persoalan menentukan seperti kebersihan kamar kecil, situasi proses pembelajaran di ruang-ruang kelas, cara kepala sekolah memimpin rapat bersama staf, merupakan bagian integral dari sebuah kultur sekolah (Pengembangan Kultur Sekolah, Depdiknas, 2004)
Baca selebihnya »

Lowongan Pekerjaan CPNS Depdag 2009, Online

Begitu Anda menginginkan pekerjaan di Depdag, segeralah klik di sini
Cermati baik-baik syarat-syarat dan batas waktu.
Selamat berjuang. Sukses.

Lowongan Pekerjaan CPNS 2009 di Depdagri

Teman-teman, karena waktunya mendesak, segera daftar/regristrasi online setelah membaca ini seutuhnya:
PENGUMUMAN
Nomor : 800/2718/SJ
TENTANG
PENYARINGAN/PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL
DI LINGKUNGAN DEPARTEMEN DALAM NEGERI
TAHUN ANGGARAN 2009
sutuhnya klik di sini.
Tatacara Pendaftaran di sini.
Kualifikasi Pendidikan di sini.
Regristrasi Online di sini.

Selamat berjuang, Masedlolur doakan semoga berhasil. Amin.

Lowongan Pekerjaan CPNS 2009 Badan Pertanahan Nasional

PENGUMUMAN
Nomor: 3705/Peng-100/IX/2009
TENTANG
PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL
BADAN PERTANAHAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA
GOLONGAN II DAN GOLONGAN III TAHUN ANGGARAN 2009

Dalam rangka pengisian formasi Pegawai Negeri Sipil tahun 2009 yang lowong, Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia memberi kesempatan bagi putra-putri terbaik bangsa untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil melalui seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan II dan Golongan III Tahun Anggaran 2009 dengan kualifikasi pendidikan sebagai berikut : klik di sini

Masedlolur ucapkan selamat berjuang. Sukses untuk Anda. Amin.

Penerimaan CPNS Polri 2009

Kepolisian Negara Republik Indonesia

Markas Besar

PENGUMUMAN

NO.POL: Peng/ 4/IX/2009/Panpus

Berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor : 239 Tahun 2009 tanggal 31 Agustus 2009 tentang Penetapan CPNS POLRI dan Surat Keputusan KAPOLRI No. Pol: Skep/435/IX/ 2009 tentang pengadaan PNS Polri pada Tahun Anggaran 2009 POLRI membuka kesempatan bagi putra putri terbaik Bangsa untuk menjadi CPNS Polri tahun 2009
Lebih lengkap klik di sini dan di sini