Untuk tenaga honorer diatas tahun 2006 sampai saat ini belum ada regulasinya. Peraturan Pemerintah yang akan keluar diharapkan dapat menjawab semua permasalahan tentang tenaga honorer

Dua Pendekatan Pemerintah dalam Menyikapi Nasib Tenaga Honorer

Senin, 11 April 2011 09:19
Jkt-Humas. “Bagaimana kesempatan  tenaga honorer diatas tahun 2006 untuk diangkat CPNS?” merupakan salah satu pertanyaan  yang diajukan rombongan  Persatuan Guru Honorer  Indonesia (PGHI) dalam audiensinya, Jumat (08/04) di Ruang Data Gedung I Lt.1 Kantor BKN Pusat yang diterima Kasubag  Publikasi Petrus Sujendro dan didampingi oleh  Kasubag Dalpeg II Budiarno Triatmodjo. “Dalam Surat Edaran Menpan No. 05 Tahun 2010 hanya menyebutkan tentang pendataan tenaga honorer kategori I dan Kategori II. Untuk tenaga honorer diatas tahun 2006 sampai saat ini belum ada regulasinya. Peraturan Pemerintah yang akan keluar diharapkan dapat menjawab semua permasalahan tentang tenaga honorer”, tegas Petrus Sujendro.

(kiri ke kanan) Kasubag Publikasi Petrus Sujendro dan Kasubag Dalpeg II Budiarno Triatmodjo menjadi perwakilan BKN dalam Audiensi dengan Persatuan Guru Honorer Indonesia (PGHI).

Rombongan Persatuan Guru Honorer Indonesia (PGHI) dalam kesempatan yang sama juga menanyakan kelanjutan nasib para guru honorer  yang tidak dapat diangkat CPNS. Petrus Sujendro menjelaskan bahwa pemerintah dalam menyikapi nasip tenaga honorer ada dua pendekatan yang dilakukan yakni : Pertama, Pendekatan Statis adalah untuk mengangkat Tenaga Honorer menjadi CPNS sepanjang syarat-syarat yang ditentukan dalam PP No. 43 Tahun 2005 jo PP No. 48 Tahun 2007 terpenuhi. Kedua : Pendekatan Kesejahteraaan adalah kebijakan untuk memberikan penghargaan kepada Tenaga Honorer yang tidak dapat diangkat CPNS melalui perbaikan penghasilan sesuai kemampuan keuangan Negara/Daerah.

 

 

 

Persatuan Guru Honorer Indonesia (kiri) berkunjung ke BKN (08/04)

Pada kesempatan ini Budiarno Triatmodjo menambahkan bahwa pengumuman tenaga honorer dilakukan BKN setelah Peraturan Pemerintah (PP) yang baru tentang tenaga honorer diterbitkan. Hasilnya nanti akan diumumkan pemerintah secara nasional di  indonesia.(ayu)

About these ads

10 responses to “Untuk tenaga honorer diatas tahun 2006 sampai saat ini belum ada regulasinya. Peraturan Pemerintah yang akan keluar diharapkan dapat menjawab semua permasalahan tentang tenaga honorer

  1. kami mendukung aksi tsb kapan waktunya biar kami kumpulkan honorer se propinsi riau yg jumlahnya lebih 30ribu tenaga honorer, tentukan saja tanggal dan bulanya biar kami berhimpun

  2. apa nasib tenaga honorer yang masa kerjanya 2006 ke atas tidak jelas statusnya???? kalau tidak jelas kumpulkan tenaga honorer yang masa kerjanya 2006 ke atas di seluruh Indonesia untuk menyusun barisan dan juga menuntut hak…..

  3. kami punya anggota ribuan guru 2005 keatas, mari satukan langkah Sutopoyu@yahoo.co.id

  4. Pokoknya selama negara ini masih dipimpin oleh “Kerbau Dungu”. masalah tenaga honorer tdk akan pernah ada solusinya.

  5. ali salikin, SE

    ayp…kita perjuangkan honorer diatas 2006 untuk diangkat PNS

  6. kalau ingin memajukan pendidikan di negara ini, salah satu solusinya melakukan pengangkatan guru2 yang mempunyai pengalaman mengajar, yaitu mengangkat guru2 honor yang ada sekarang ini, namun dengan masa kerja tertentu (5 th atau 8 th). coba lihat perusahan2 besar itu, yang ditanya pengalaman kerja dulu, bukan ijazah. makanya perusahaan2 itu makin besar dan berkembang.

  7. Tenaga honorer d PTT selama ini memang membebani anggaran. Sehingga anggaran pembangunan daerah terpangkas untuk biaya pegawai.. Wajar, langkah tegas diperlukan untuk menyikapi hal seperti ini..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s