HONORER BATAL DIANGKAT CPNS, JANGAN MARAH PADA PUSAT DAERAH YANG SALAH KATA Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Abdul Gafar Patappe

Para tenaga honorer jangan marah kepala pusat terkait penundaan pengangkatan jadi CPNS ini. “Daerah yang salah, yang mengajukan data-data manipulatif,” ujarnya Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Abdul Gafar Patappe. Dengan penundaan, lanjutnya, justru nantinya akan ada pengangkatan yang lebih adil, dimana yang benar-benar memenuhi syarat yang bisa diangkat jadi CPNS.

NASIONAL – HUMANIORA

Jum’at, 28 Oktober 2011 , 00:51:00

JAKARTA – Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Abdul Gafar Patappe menyebutkan, data tenaga honorer dari daerah yang diusulkan ke pusat untuk diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), sebagian besar dimanipulasi. Mayoritas honorer yang diusulkan justru merupakan honorer baru, yang angka tahun pengangkatannya diundurkan di bawah 2005.
Sementara, honorer yang benar-benar bersih, kerja sudah lama jauh sebelum 2005, oleh daerah malah tidak diusulkan. Gafar memperkirakan, hanya sekitar 20 persen tenaga honorer yang murni memenuhi persyaratan, yang diajukan daerah ke pusat.”Yang 80 persen honorer baru yang datanya dimanipulasi. Mereka itu diangkat jadi honorer oleh kepala daerah karena dulunya menjadi tim suksesnya saat pilkada. Balas jasa. Juga dari keluarganya,” ujar¬† Abdul Gafar Patappe kepada JPNN di Jakarta, kemarin (27/10).

Dengan alasan itu, Gafar menyatakan setuju dengan pernyataan Wakil Menpan-RB Bidang Reformasi Birokrasi, Eko Prasojo, yang melakukan penundaan pengangkatan 67 ribu tenaga honorer kategori I, yang semula direncanakan Oktober 2011.

Gafar mengatakan, penundaan ini untuk memberikan waktu bagi pemerintah untuk memberikan waktu dilakukannya verifikasi mendalam terhadap data honorer yang disodorkan daerah. “Karena kalau tidak diverfikasi ulang, kasihan tenaga honorer yang lama, yang sudah lama mengabdi, yang benar-benar memenuhi persyaratan. Saya menerima banyak keluhan, honorer lama malah tidak diusulkan. Ini sudah kami sampaikan ke menpan,” ujar Gafar.

Dia juga menawarkan model verifikasi yang sederhana, tapi bisa mendapatkan akurasi. Tim dari pusat datang ke daerah. Lantas, para tenaga honorer yang namanya disetorkan ke pusat, dikumpulkan dalam satu ruangan. Di situ tim cukup bertanya, siapa yang sudah kerja sebelum 2005, agar angkat tangan. “Nah, jika ada honorer baru ikut angkat tangan, pasti honorer yang sudah lama kerja akan protes, karena antar mereka saling kenal,” kata Gafar.Terkait alasan penundaan yang berkaitan dengan beban keuangan negara, Gafar mengatakan, pemerintah sendiri yang tahu bagaimana beban keuangan negara. Komisi II DPR, katanya, lebih menekankan agar data honorer valid.

Tanggapan berbeda dari Wakil Ketua Komisi II DPR dari Fraksi PDIP, Ganjar Pranowo. Dia mengaku kecewa dengan pernyataan Eko Prasojo. Alasannya, sudah ada kesepakatan DPR dengan pemerintah agar honorer diangkat jadi CPNS, yang tinggal menunggu pengesahan PP pengangkatannya saja.

“Masalah honorer itu rawan karena menyangkut nasib puluhan ribu orang. Perlu dicatat, pembahasan honorer di DPR kan sudah selesai. Tinggal tunggu RPP-nya disahkan,” kata Ganjar.

Seperti diberitakan, pada Rabu (26/10), Eko Prasojo mengatakan, pengangkatan honorer jadi CPNS yang sebelumnya dijanjikan Oktober, dibatalkan. Eko menjelaskan, kebijakan moratorium penerimaan CPNS, juga berlaku untuk tenaga honorer.

Dua alasan disampaikan, yakni pertama, terkait dengan penataan kepegawaian. Menurutnya, menjadi percuma saja jika dilakukan penataan kepegawaian, jika pada saat yang bersamaan diangkat puluhan ribu honorer jadi CPNS.

“Capek juga kalau kita perbaiki di dalam, tapi masuk (CPNS dari honorer, red) dengan kualifikasi yang tak baik,” kata Eko, wamen yang baru dilantik bersamaan dengan menteri-menteri baru hasil reshuffle itu.

Alasan kedua, terkait dengan kemampuan keuangan negara.¬† Pengangkatan puluhan ribu tenaga honorer berkonsekuensi pada pemberian gaji dan tunjangan yang jumlahnya tidak sedikit. “Ini terkait dengan kemampuan keuangan negara untuk membayar gaji dan tunjangan lainnya,” kata Eko. (sam/jpnn)

About these ads

31 responses to “HONORER BATAL DIANGKAT CPNS, JANGAN MARAH PADA PUSAT DAERAH YANG SALAH KATA Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Abdul Gafar Patappe

  1. indomoviefreakwawan

    halahhhhhh, tai lah! klo kayak gini saling menyalahkan! emang ga ada yang becus penjabat (baca:penjahat)
    kita tunggu aja hasil Honorer-Kategori-Satu-Tetap-Diangkat
    mudah2an Allah tetap memberikan yang terbaik….Amin….

  2. alasan ketiga adalah terlalu banyaknya keuangan negara yan disalahgunakan……. respon pemerintah yang terlalu lamban menangani penyelewengan2 tersebut membuat hal2 tersebut menjadi salahsatu budaya………mau dibwa kemana negeri ini…….

  3. burhan aliasbuche

    iya betul seperti kata bapak eko di atas. guru honorer bnyak yang masa jabatannya diundurkan. itu karna praktek balas jasa. dan memang d dunia sekarang tidak ada lg kejujuran. semua udah pada curang. moral masyarakat kita udah pada hancur. dan itu telah menjadi budaya dari hal yang paling terkecil sampai hal yang paling besar. jadi untuk merubah negara kita yang tercinta ini. kita harus membina moral2 anak2 kita yang masih kecil ini, agar mereka tidak mengikuti budaya2 kita yang sangat hina ini. thans

  4. Saya setuju dg Keputusan Menpan dan Wamen yg baru, sy tau persis kondisi di bawah, kalo bnyak terjadi manipulasi data. Penggelembungan TMT wiyata dimana-mana. Ketika dilakukan protes malah dituduh menghalangi rejeki orang lain. Setuju dg pemerintah. satu lagi utk Pemerintah, lebih baik sertifikasi di stop alihkan saja utk para wyata yg sdh benar2 mengabdi jagan hnya d batasi th 2005 saja, ksihan yg d bawah 2007 Pak, mrk sdh jd korban pemonopalian tenaga kerja. mohon perhatian dari Pemerintah. Tksh

  5. persetan dengan alasan pejabat Menpan dan Wamen yg baru, itu semua cm alasan meraka sj.pkirkan km yg sdh mengapdi 20 thn,jngn cm banyak mulut……….!!!

  6. masi mending klu uang negara habis untuk meningkatkan taraf hidup rakyatx,dri pada uang negara habis dijambret sama koruptor kn rakyat bsa ngamuk,…..bpk2 yg terhormat pikirkan nasip kami yg sdh lama menanti jawaban dari apa yg sdh kami perjuangkan selama ini….

  7. pak, saya sudah pernah lulus dari tenaga honorer menjadi CPNS pada Gelombang pertama tahun 2005 dan nama saya tercantum dlm kelulusan tersebut dengan formasi tenaga tehnis operator Audio Visual pada Pemerintah Kota Pangkalpinang, namun yg menjadi kendala, saya termasuk dalam verifikasi dan nama saya dihapus.. seharusnya saya lebih senang bila ditangguhkan daripada dihapus… kiranya dalam pemberkasan yg saya ikuti nanti bisa menjadi pertimbangan. saya menjadi honorer akhir 2004 dan diaktifkan mulai 1 januari 2005. terimaksih atas bantuan bapak dlam menyikapi ini..

  8. Dwi Agung Purwadi

    gimana nih pak saya tenaga honorer dengan gaji pas-pasan sebagai perawat hanya keren di seragam dansepikul beban resiko kerja karena harus merawat orang sakit yang tidak boleh pilih-pilih tapi nasib kami sebagai honorer K 1 digantung tanpa kepastian. anak-anak kami juga butuh makan dan sekolah

  9. trim pak saya tunggu kabar baru dari magelang

  10. sy PTT di smp 10 kota pasuruan minta kejelasan dan informasi tentang PTT di kota pasuruan kategori 2. apakah data kategori 2 pasti di angkat menjadi CPNS? dan kalau di tes antar honorer kategori 2. Bagaimana nasib yang tidak lulus tes, apakah langsung otomatis menjadi honorer daerah (SK walikota)? apakah tetap SK Kepala sekolah seperti tahun-tahun sebelumnya? mohon penjelasannya terima kasih.

    • penjelasan yang kebenarannya 100% dapat anda peroleh dengan bertanya kepada para pejabat berwewenang dan terkait di BKD/BKN, terimakasih

  11. yaa hanya ALLOH yang dapat membuka mata hati para pemimpin kita semoga mereka cepat sadar dan lebih cepat mengankat tenaga honorer yang masa depan nya tidak jelas

  12. saya PTT di MAN Indramayu, minta kejelasan kapan adannya pengangakatan Honorer menjadi CPNS.

  13. saya tenaga honore bgm nasib kami yg udah mengabdi 14 th ,Memang DPR nya kurang tegas klu buat bayar sertifikasi guru ada, buat ngangkat guru alasan ya ada aja, yang sabar ya buat teman2 Honorer semua. memang dari DPR nya makanya klu ada pemilian DPR jangan di pili lagi iya

  14. Kenapa kok dak di hirokan honorer yg udah mengabdi puluan tahun karna uang pemerentah selain buat bayar sertifikasi guru PNS juga di korupsi oleh semua DPR iyakan, mkanya yang ingin jadi DPR banyak hanya ingin makan uang rakyat ajakan

  15. untuk penetapan tenaga honorer menjadi CPNS pemerintah pusat harus mengambil tindakan mensurvei secara langsung kesetiap Instansi agar penetepan tersebut benar-benar murni adanya. saya merasa ada ketidak adilan jika ternyata yang diangkat kelak menjadi CPNS adalah orang yang malas masuk kerja atau bahkan tidak pernah menginjak kantor tempat ia terdaftar sebagai tenaga honorer. sementara yang rajin tidak diangkat. terima kasih

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s